Sekuntum Doa untuk Indonesia Cara Bondowoso Akhiri Tahun 2019

0
42

Kota santri, masih sangat lekat dengan Bondowoso. Mulai budaya massyarakat sampai adat istiadat. Tak ayal jika dimalam penghujung 2019, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan Shalawat Bhenning di Alun-alun, (Selasa, 31 Desember 2019).

Kegiatan yang difasilitasi Pemkab Bondowoso tersebut mampu menyedot ribuan massa. Bupati Salwa Arifin hadir langsung dalam majlis. Sementara KHR Ahmad Azaim Ibrahimy memimpin langsung gema shalawat. Dalam kesempatan itu, hadir Prof Dr KH Imam Mawardi MA sebagai penceramah.

Walau sorenya diguyur hujan, namun antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mereka berduyun-duyun berkumpul di alun-alun untuk menggaungkan shalawat. Saking banyaknya masyarakat yang hadir, alun-alun penuh.

KHR Azaim dalam ceramahnya menyampaikan, tema Sekuntum Doa untuk Indonesia itu sebagai doa pungkasan akhir 2019 dan membuka 2020. Sebab menurut Pengasuh PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo ini, banyak kekuatan yang ingin memecah belah ummat. “Memecah belah ummat Islam sama saja memecah belah NKRI,” tegasnya.

Dijelaskan, argumentasi adalah hal ilmiah. Namun ada yang menggiring untuk memecah belah. Karenanya pihaknya mengajak seluruh hadiri untuk bermunajat dan berdoa agar Bangsa Indonesia diberi keamanan, ketertiban dan ketentraman.

Jamiyah Shalawat Bhenning memadai alun-alun RBA Ki Ronggo saat malam pergantian tahun 2019 ke 2020

Sementara Ketua Panitia Wahyudi Triadmadji mengatakan, anggaran penyelenggaraan dari dana APBD. Dengan rumusan peringatan hari besar keagamaan. Kegiatan tersebut sudah dikonsultasikan dengan bupati. Harapannya bisa mendorong Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni membawa Bondowoso Mandiri Ekonomi, Lestari, Sejahtera, Adil dan Terdepan (Melesat) dalam Bingkai Iman dan Takwa.

Bupati Salwa Arifin mengatakan, atas nama pemerintah kabupaten pihaknya mengucapkan terimakassih kepada para Masyayikh yang telah hadir. Juga kepada masyarakat yang hadir. Pihaknya sejak 2018 sudah berkomitmen mengakhiri tahun dengan pembacaan shalawat. “Mohon dukungan semoga program ini jalan terus,” ujarnya. (red)