Rp 9 Jt, Koin Mukmatar dari PCNU Bondowoso

0
54

BONDOWOSO – KOIN Mukmatar digaungkan PBNU untuk membiayai Muktamar ke-34 NU di Lampung. Semangatnya adalah kemandirian. Penyelenggaraannya tanpa menggunakan proposal. Namun dikumpulkan dari warga NU di seluruh Indonesia.

Itulah yang melatarbelakangi adanya pengumpulan KOIN Muktamar dalam agenda Muskercab II PCNU Bondowoso di Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee. Dua hari acara, terkumpul Rp Rp 9.484.000. KOIN Muktamar itu dikoordinir Lazisnu Bondowoso untuk selanjutnya diserahkan ke PBNU.

Samsul Tahar, warga NU yang juga Anggota DPRD mengatakan, KOIN Muktamar ini adalah semangat kemandirian. Ketika kegiatan menggunakan proposal, PBNU menilai gregetnya kurang. “Kami warga NU Bondowoso sangat mendukung ketika biaya Muktamar NU itu diserahkan kepada warga NU. Kami yakin bisa kok,” jelasnya.

Kader Penggerak NU merupakan bagian penting pengurus NU.

Alumni Ponpes Nurul Jadid ini mengapresiasi semangat warga NU Bondowoso. Sebab mereka bisa mengumpulkan KOIN Muktamar lumayan banyak. Harapannya KOIN itu menjadi sodaqoh jariyah. Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU masih Oktober 2020. Namun saat ini terus-menerus dikumpulkan.

Sekretaris Lazisnu Bondowoso Mike Nur Hidayati mengatakan, kebutuhan anggaran sangat banyak. Gambarannya ada 514 cabang dan wilayah di seluruh Indonesia. Jika setiap cabang/wilayah megirimkan 7 peserta, maka akan ada 3.598 orang. Namun disetiap Muktamar, dipastikan ada peserta penggembira. Jumlahnya bisa lebih banyak dari peserta resmi.

Semangat warga NU menunjukkan hal luar biasa. Saat ini saja sudah teerkumpul Rp 5 miliar lebih. PBNU optimis, jika KOIN Muktamar ke 34 NU ini terus digaungkan, maka akan mudah untuk pembiayaannya nanti. (set)